Kantor Bantuan Hukum Bulan Bintang (KBH BB) Kota Surakarta, Datangi Mapolres Surakarta Laporkan Tentang Dugaan Peristiwa Pidana

Kantor Bantuan Hukum Bulan Bintang (KBH BB) Kota Surakarta, Datangi Mapolres Surakarta Laporkan Tentang Dugaan Peristiwa Pidana

 

Partaibulanbintang.com, Solo – Malam kemarin (05/11/2016) pukul 22.00 WIB, kami: AWOD, S.H. atas nama Advokat pada Kantor Bantuan Hukum Bulan Bintang (KBH BB) Kota Surakarta, beserta dengan beberapa anggota KBH BB, Agus Margono, Zaki Mubaroq, Agus Sujiwo, Tri Sapto Pamungkas, S.Sos, Pardiyono dan Widi Nugroho mendatangi Mapolres Surakarta untuk melaporkan tentang dugaan peristiwa Pidana.

“Menyebarkan Informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama ras dan antar golongan (SARA)_ sebagaimana di maksud dalam pasal 28 ayat (2) UURI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)”. ujarnya, Minggu (6/11/2016).

Laporan ini terkait dengan tulisan Sdr. ULIN NI’AM YUSRON dalam Facebook pribadinya yang dibuat pada hari Sabtu, 05 November 2016 +/- Pukul 14.00 WIB, yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terkait dengan AKSI BELA ISLAM JILID II (04/11/16) di Istana Negara Jakarta kemarin, tulisan ini selain fitnah juga berpotensi menimbulkan konflik horizontal, terlebih dalam suasana sekarang dimana hati umat islam yang ternodai oleh penistaan agama.

Berikut Tulisan Sdr. ULIN NI’AM YUSRON dalam Facebooknya MEMPERJUANGKAN AGAMA TIDAK DENGAN MENJARAH! AHOK DAN WARGA TIONGHOA HARUS DIHABISI, ITULAH POLITIK RASIS YANG MEREKA GAUNGKAN DALAM BERBAGAI AKSI, CERAMAH DAN TERBITAN MEREKA. WASPADAI 1998 SEBAGAI SEKENARIO BUSUK #INDONESIA DARURAT tulisan ini disertai dengan _video penjarahan_ yg dilakukan oleh masyarakat, entah siapa dalam video itu… namun tulisan ini membuat seakan-akan yg dalam video itu adalah kemarin yang sedang melaksanakan AKSI BELA ISLAM JILID II 04-11-16 di Istana Negara.

Laporan Kami ini diterima oleh Polres Surakarta dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/649/XI/2016/JATENG/RESTA SKA. kami berharap bisa segera diproses sebagaimana Undang – undang dan peraturan yang berlaku, agar potensi konflik yg ditimbulkan oleh pihak penebar kebencian dapat direda, hal ini juga dapat menjadikan pelajaran kepada para aktifis, khususnya aktifis dunia maya untuk lebih berhati-hati dalam berekspresi. ingat dalam kebebasan berekspresi itu terdapat hak orang lain untuk tidak dinista dengan berbagai bentuk ujaran kebencian. Boleh bebas berbicara namun hendaknya memperhatikan norma-norma hukum yang diatur dalam undang – undang.

Awod juga mengatakan, “Kami sangat menyayangkan tulisan mantan aktifis solo Sdr. ULIN NI’AM YUSRON yang kini merintis kariernya di jakarta ini, terlebih beliau juga yang saya tahu berpengalaman dalam dunia jurnalistik, kenapa sampai membuat tulisan yang bernada ujaran kebencian (hate speech), kami tidak ada pilihan selain menyerahkan semua ke pihak berwajib, untuk mengantisipasi hal-hal yg tidak kita inginkan bersama”, tuturnya.

kami rasa dengan adanya Surat Edaran Kapolri Nomor : SE/06/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (hate speech), pihak kepolisian bisa dengan cepat memprosesnya, karena hal-hal teknis dan keraguan memproses perkara penebar kebencian sudah terjawab dalam SE KAPOLRI tersebut.

Sumber: AWOD, S.H.
Advokat, Kantor Bantuan Hukum Bulan Bintang Kota Surakarta.

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply